header photo






PerawatanLuka.com








Our Skills To Help Others


INFORMASI TERKINI

INFORMASI TENTANG KURSUS PERAWATAN LUKA

Sejak tahun 2000 perawatan luka berkembang sangat pesat, perawat-perawat dan tenaga kesehatan lainnya semakin berkembang pengetahuan dan ketrampilannya dalam merawat luka.

"Wound care is a simple things, but it is a complexs management"


Perawatan luka dulu sangat mengedepankan konsep kering, dimana kalo sudah ada koreng (keropeng/scab) maka luka sudah sembuh. Mungkin iya jika lukanya kecil dan tidak ada penyulit yang berati selama proses penyembuhan, namun akan beda artinya jika luka luas dengan atau tanpa penyulit yang memperberat kondisi luka. Luka kering akan menjadi koreng (jaringan nekrosis), baik yang berwarna kuning maupun hitam.

"A moist wound healer 2x faster than dry wound"

Perawatanluka.com memfasilitasi perawat dan tenaga kesehatan lainnya untuk lebih memahami konsep dan tehnik - tehnik terkini dalam merawat luka. Melalui program BAWCP (Basic Advance in Wound Care Programme) yang dilaksanakan dalam 2 tingkat ketrampilan yaitu CBWT dan CWT.

Apa itu CBWT ???
CBWT atau Certified Basic Wound Therapist merupakan seuatu program pendidikan dan pelatihan yang berbasis kompetensi perawatan luka dasar (basic) dengan kewenangan khusus.

Program berlangsung selama 2 hari, peserta akan mendapatkan:
1. Pengetahuan dan ketrampilan dalam perawatan luka terkini
2. Sebutan dibelakang nama CBWT;
3. Sertifikasi kompetensi dari perawatanluka.com;
4. Sertifikasi kehadiran akreditasi PPNI setempat;
5. dll.

Apa itu CWT???
CWT atau Certified Wound Therapist merupakan suatu pendidikan dan pelatihan yang berbasis kompetensi perawatan luka tingkat lanjut (advance) dengan kewenangan optimal sebagai therapist luka.

Program berlangsung selama 2 minggu (senin - sabtu, jam 08.30 - 17.30) yang terbagi dalam minggu 1 teori dan lab dan minggu kedua praktik langsung ke pasien dan ujian. Peserta akan mendapatkan mnafaat:
1. Pengetahuan dan ketrampilan dalam perawatan luka terkini dengan kewenangan penuh sebagai therapist luka
2. Sebutan dibelakang nama CWT;
3. Sertifikasi kompetensi dari perawatanluka.com;
4. Sertifikasi kehadiran akreditasi PPNI setempat;
5. dll.

Ada seorang sejawat bertanya kepada kami saat kami memperkenalkan program ini:

"belajar apa aja selama itu cuma ngurusin borok?"

Kami menjawab: "disinilah akan terlihat profesionalisme (pengetahuan, ketrampilan dan sikap perilaku) kita sebagai perawat khususnya dalam merawat luka baik akut maupun kronik"






INFORMASI BULAN FEBRUARI 2012


FOTO PERKEMBANGAN LUKA KARENA INFEKSI VARISES, sembuh setelah 10 x kunjungan selama satu bulan. TANPA AMPUTASI atau OPERASI

 



UPDATE INFORMASI PERKEMBANGAN PERAWATAN LUKA
Perawatan luka yang sembuh bukan kering, karena kering merupakan keropeng, namun sembuh dan menutup dg proses epitelisasi










Saat ini berkembang pengetahuan tentang merawat luka di Indonesia, perawatan luka modern, evidence based, herbal, dll. sebetulnya bagaimana merawat luka kita sehingga dapat sembuh lebih cepat dan lebih baik? bagaimana dengan perawatan luka tradisional yang masih banyak digunakan di pelayanan kesehatan yang  ada di Indonesia?

Pada dasarnya luka sembuh dengan sendirinya, tanpa di rawat dengan baik sekalipun luka akan sembuh. Pada kondisi tertentu kemudian luka tidak dapat sembuh, misal saat kadar gula dalam darah meningkat (hiperglikemia), saat terjadi penyumbatan di pembuluh darah baik arteri maupun vena, saat keadaan malnutrisi (kelebihan ataupun kekurangan), saat terjadi infeksi lain dalam tubuh, ataupun karena ada infeksi di luka itu sendiri. kondisi-kondisi inilah yang membutuhkan perhatian lebih dalam perawatan luka. Jika kondisi ini tidak diperhatikan maka luka akan suli sembuh bahkan dapat mengakibatkan kehilangan anggota tubuh bahkan hingga kematian.

Perkembangan perawatan luka saat ini adalah dengan konsep lembab atau tidak kering maupun tidak basah, mengapa demikian? ternyata dengan suasana lembab yang seimbang, dapat meningkatkan efektifitas kerja tubuh untuk mempercepat proses penyembuhan lukanya. dengan konsep ini juga kita akan mendapatkan keuntungan lainnya, diantaranya:

1. Luka tidak sakit saat dibuka (kecuali ada penyumbatan pembuluh darah)
2. Nyaman digunakan, tidak harus diganti setiap hari tidak juga sehari dua kali
3. Bekas luka tidak terlalu kelihat
4. Keloid tidak terbentuk
5. Kecacatan lainnya dapat dihindari



UPDATE INFORMASI PERKEMBANGAN PERAWATAN STOMA

Stoma adalah lubang diperut yang sengaja dibuat karena permasalahan tertentu untuk mengeluarkan sisa metabolisme tubuh baik dalam bentuk feses (e'e) maupun uriine (feses), ataupun untuk makan (gastrostomi), dan untuk bernafas(trakheostomi).

Macam-masam stoma:
Secara sederhana stoma dibedakan menjadi 3, yaitu:
1.
stoma usus besar (kolostomi), keluaran fesesnya padat
2. stoma usus kecil (ielustomi), keluaran fesesnya cair atau kental
3. stoma untuk pipis (urostomi), keluarannya urin

Bentuk stoma lainnya: gastrostomy, jejunustomi, trakheostomi, ileal conduit, cystostomy, nephrostomi, ureterostomi, dll.

Stoma bu

kanlah kutukan, bukan juga sesuatu yang memalukan, memang secara fisik mengalami kecacatan, namun hal ini dilakukan guna mengatasi penyakit yang sesungguhnya dan memperpanjang usia kehidupan (untuk kasus karena kanker kolon dan kanker pencernaan atau perkemihan lainnya).

Stoma dapat sementara (bisa disambung lagi) dan dapat juga selamanya (seumur hidup dengan stoma), dengan mendapatkan edukasi dari tenaga kesehatan yang tepat dan mendapatkan dukungan dari ostomate lainnya dan perawat ET / WOC maupun dokter bedahnya, maka kualitas hidup para pemilik stoma (ostomate) dapat meningkat dan dapat menjalani kehidupan atau kegiatan sehari-hari tanpa kendala. Ingatlah 3 S : See, Site, Stoma sebelum dan sesudah mempunyai stoma, yaitu:

1. See, atau m

elihat, mengajak bicara, memberikan pengetahuan tentang stoma, apa yang akan dilalui sebelum, selama dan setelah dioperasi, tindakan selanjutnya bagaimana, kenalkan dengan ostomate lainnya dan perkumpulan yang mewadahinya, dll oleh petugas kesehatan terkait (dokter dan perawat)

2. Site, tentukan letak stoma (stoma siting) yang baik oleh perawat ET/WOC-nya sehingga meminimal kemungkinan komplikasi stoma seperti prolaps, hernia, dll. Perawat ET (Enterostomal Therapy) atau WOC (Wound, ostomy, Continence) adalah perawat yang memiliki sertifikat khusus dan telah di latih kemampuannya untuk melakukan stoma siting sebelum operasi.


3. Stoma, komunikasi dengan dokter bedah yang akan membuat stoma dan perawat yang memiliki kemampuan merawat stoma. yakinkan stoma anda stoma yang sehat dan dapat dirawat dengan mudah.